{"id":2318,"date":"2022-07-21T11:30:33","date_gmt":"2022-07-21T04:30:33","guid":{"rendered":"https:\/\/mez.ink\/blog\/blog\/?p=2318"},"modified":"2022-07-21T11:44:44","modified_gmt":"2022-07-21T04:44:44","slug":"10-mangaka-tersukses-di-dunia-kamu-wajib-baca-nih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mez.ink\/blog\/10-mangaka-tersukses-di-dunia-kamu-wajib-baca-nih\/","title":{"rendered":"10 Mangaka Tersukses di Dunia, Kamu Wajib Baca Nih!"},"content":{"rendered":"\n<p>Kamu suka menonton anime? Jika iya, kamu perlu tahu mangaka atau pembuat anime tersukses di dunia. <em>Mangaka<\/em>&nbsp;merujuk pada sebuah profesi yang cukup penting dan diperhitungkan dalam industri seni dan budaya Jepang. Mereka adalah orang-orang yang berada dibalik terciptanya sebuah&nbsp;<em>manga<\/em>&nbsp;(komik).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Imajinasi dan juga kreativitas dari mereka yang membuat keberhasilan diukur dari banyak hal. Pertama adalah angka penjualan komik dan berapa banyak series atau edisi yang berhasil terjual. Secara pendapatan,&nbsp;<em>Mangaka<\/em>&nbsp;yang sukses cukup menjanjikan. Selain popularitas, mereka juga menghasilkan pundi-pundi uang. Berikut ini adalah mangaka tersukses di dunia, yuk, disimak.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/www.tsubasa-dreamteam.com\/en\/\">Yoichi Takahashi<\/a><\/h2>\n\n\n\n<p>Siapa yang tidak tahu manga Captain Tsubasa. Manga yang terkenal karena menyungsung tema sepak bola pada jalan ceritanya ini memiliki pencipta bernama Yoichi Takahashi. <em>M<\/em><em>angaka<\/em>&nbsp;kelahiran 28 Juli 1960 ini sukses menciptakan salah satu manga bertema olahraga terpopuler di Jepang dan banyak negara lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pengamat olahraga banyak yang berpendapat bahwa&nbsp;<em>manga<\/em>&nbsp;karyanya ini menjadi bagian penting dalam menanamkan minat masyarakat Jepang terhadap sepak bola di era tahun 1980-an. Hingga sekarang, Jepang menjadi penguasa sepak bola Asia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Manga<\/em>&nbsp;karyanya dibuat pertama kali tahun 1981. Hingga kini tidak terhitung berapa&nbsp;<em>series<\/em><em>Captain Tsubasa<\/em>&nbsp;yang berhasil dia terbitkan, mulai dari&nbsp;<em>regular <\/em><em>series<\/em>&nbsp;hingga&nbsp;<em>special<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>short series.<\/em>&nbsp;Sejauh ini,&nbsp;<em>manga<\/em>&nbsp;karyanya berhasil terjual sebanyak 80 juta kopi. Lalu, berapa kekayaannya sebagai&nbsp;<em>mangaka<\/em>? Kurang lebih $ 5 Juta atau hampir sekitar Rp 71 Miliar.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/twitter.com\/arakiart\">Hirohiko Araki<\/a><\/h2>\n\n\n\n<p>Hirohiko Araki memiliki penjualan&nbsp;<em>manga<\/em>ciptaannya sejauh ini sudah mencapai angka 100 juta kopi. Angka tersebut bukan sesuatu yang mengherankan sebab&nbsp;<em>manga<\/em>&nbsp;ciptaannya memang sangat khas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga tahun 2018,&nbsp;<em>manga<\/em>-nya sudah terbit sebanyak 122&nbsp;<em>volumes<\/em>.&nbsp;<em>Petualangan Jojo<\/em>&nbsp;sendiri dimulai sejak 1986 dan masih berlangsung hingga saat ini. Berdasarkan prestasi dan kesuksesannya, pria kelahiran 7 Juni 1960 ini diperkirakan memiliki kekayaan hingga $ 13 Juta atau sekitar Rp 184 Miliar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/twitter.com\/morikawaart\">George Morikawa<\/a><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Mangaka<\/em>&nbsp;terkaya selanjutnya yang karyanya bisa jadi merupakan kegemaran Anda adalah George Morikawa atau Jyoji Morikawa. Pria kelahiran 17 Januari 1966 di Tokyo ini adalah sosok di balik&nbsp;<em>Hajime no Ippo.<\/em>&nbsp;Sebelum sukses dengan karyanya tersebut, Morikawa pernah melahirkan beberapa karya yaitu&nbsp;<em>Signal Blue<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>Kazuya NOW.<\/em>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga akhirnya pada 1989, dia menciptakan&nbsp;<em>manga<\/em>&nbsp;dengan tema tinju yang diberi judul&nbsp;<em>Hajime no Ippo.<\/em>&nbsp;Siapa sangka serial dari&nbsp;<em>manga<\/em><em>nya<\/em> tersebut masih terus diproduksi hingga kini. Ia menjadi begitu populer dan menjadi seri unggulan di majalah&nbsp;<em>Weekly Shonen<\/em>&nbsp;serta sudah terjual sebanyak 96 juta&nbsp;<em>volume<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Karyanya juga turut diapresiasi dengan memperoleh beberapa penghargaan seperti&nbsp;<em>15<sup>th<\/sup>&nbsp;<\/em>dan<em>&nbsp;43<sup>rd<\/sup><\/em>&nbsp;<em>Kodansha Manga Award<\/em>. Penasaran dengan kekayaannya? George diperkirakan memiliki kekayaan sebesar $ 20 Juta atau sekitar Rp 283 Miliar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/twitter.com\/haitusxhaitus\">Yoshihiro Togashi<\/a><\/h2>\n\n\n\n<p>Lahir di Shinj\u014d, Prefektur Yamagata pada 27 April 1966, Yoshihiro Togashi menjadi&nbsp;<em>Mangaka<\/em>terkaya di Jepang selanjutnya yang patut dicontoh. Selama kurang lebih tiga puluh tahun, dia telah menghasilkan&nbsp;<em>serial<\/em>&nbsp;<em>manga<\/em>&nbsp;yang berbeda-beda, di antara itu semua&nbsp;<em>Hunter x Hunter&nbsp;<\/em>boleh jadi adalah yang paling populer.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Hunter x Hunter&nbsp;<\/em>dimuat di majalah&nbsp;<em>Weekly Shonen Jump&nbsp;<\/em>sejak 16 Maret 1998. Hingga 2018 lalu, ia berhasil hadir sebanyak 36&nbsp;<em>volume<\/em>.&nbsp;&nbsp;<em>Manga-<\/em>nya ini bercerita tentang petualangan seorang anak laki-laki bernama Gon Freecss yang mencari sang ayah.<\/p>\n\n\n\n<p>Penjualan&nbsp;<em>Hunter x Hunter<\/em>&nbsp;cukup menjanjikan. Untuk 20&nbsp;<em>volume<\/em>&nbsp;pertama, angka penjualan di Jepang menginjak 55 juta kopi (angka penjualan dapat bertambah). Oleh karena itu jangan kaget dengan perkiraan kekayaannya yang mencapai $ 25 Juta atau sekira Rp 354 Miliar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/twitter.com\/thekishimoto\">Masashi Kishimoto<\/a><\/h2>\n\n\n\n<p>Mangaka terkaya yang namanya sudah pasti masuk dalam daftar ini adalah Masashi Kishimoto. Pria kelahiran 8 November 1974 ini adalah otak di balik tokoh Naruto kesayangan Anda. Baik di Jepang atau di luar Jepang, manga karyanya sukses besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain Naruto, Masashi juga menciptakan tokoh Boruto. Dua karyanya tersebut terjual sebanyak kurang lebih 250 juta kopi. Meski tokoh ciptaannya sangat terkenal, kekayaan Masashi dinilai terlalu kecil, yaitu sekitar $ 20 \u2013 25 Juta saja atau Rp 283 \u2013 354 Miliar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/mr.isayama\/\">Hajime Isayama <\/a><\/h2>\n\n\n\n<p>Kreator manga yang selanjutnya adalah Hajimen Isayama. Pencipta manga <em>Attack on Titan <\/em>ini mengumpulkan pundi pundi yang banyak melalui manga yang dibuatnya. ebelum sukses seperti sekarang, pria kelahiran 29 Agustus 1986 ini juga mengalami jatuh bangun memperkenalkan karyanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Baru pada 2009, manga seri pertamanya,&nbsp;<em>Attack on Titan<\/em>&nbsp;mulai mendapat tempat untuk terbit di&nbsp;<em>Bessatsu Shonen Magazine<\/em>. Tidak disangka, manga karyanya memenangkan beberapa kategori sekaligus dalam penghargaan Manga Kodansha pada 2011 lalu. Hingga Desember 2020, karyanya tersebut sudah terbit sebanyak 34&nbsp;<em>volume<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Attack on Titan&nbsp;<\/em>tercatat berhasil dijual sebanyak 100 juta kopi. Dengan angka sebanyak itu, Hajime diperkirakan mendapat tambahan kekayaan hingga menjadi $ 45 \u2013 50 Juta atau sekitar Rp 638 \u2013 709 Miliar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/www.detectiveconanworld.com\/\">Aoyama Gosho<\/a><\/h2>\n\n\n\n<p>Aoyama Gosho lahir di Hokuei, Prefektur Tottori pada 21 Juni 1963. Sebelum sukses berkat&nbsp;<em>Detective Conan<\/em>, salah satu&nbsp;<em>Mangaka<\/em>&nbsp;terkaya di Jepang ini sudah menerbitkan banyak karya. Hidupnya berubah sejak&nbsp;<em>Detective Conan<\/em>&nbsp;berhasil diterbitkan oleh Shounen Sunday pada 1994 lalu.&nbsp; Hingga kini kekayaannya diperkirakan berada di angka $ 50 Juta atau Rp 709 Miliar,<\/p>\n\n\n\n<p>Manga karyanya sudah terbit di banyak negara di luar Jepang, seperti Kanada, Inggris dan Amerika Serikat. Kepopulerannya berangkat dari kerja keras sejak usia muda. Sekarang,&nbsp;<em>Detective Conan<\/em>&nbsp;jadi satu di antara&nbsp;<em>manga<\/em>kebanggan Jepang yang legendaris dan banyak digemari. Penjualannya menyentuh angka 250 juta kopi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/twitter.com\/tite_official\">Tite Kubo<\/a><\/h2>\n\n\n\n<p>Tidak akan ada petualangan seorang Ichigo Kurosaki jika tanpa Tite Kubo. Harus diakui bahwa kreativitasnya menciptakan&nbsp;<em>Bleach<\/em>&nbsp;adalah berkah bagi para pecinta&nbsp;<em>manga<\/em>. Pertama kali terbit di majalah Weekly Shonen Jump pada Agustus 2001, manga karyanya sudah terjual hingga 120 juta kopi. Angka tersebut tentu bisa terus bertambah.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski sempat berhenti sejak 2016, kini Tite Kubo siap kembali dengan karya dan inovasinya yang paling baru.&nbsp;<em>Bleach<\/em>&nbsp;pun menjadi salah satu manga terlaris di Jepang dan Amerika. Sebab itu jangan kaget mengetahui perkiraan kekayaan&nbsp;<em>Mangaka<\/em>&nbsp;yang satu ini. Tite Kubo diperkirakan memiliki kekayaan sekitar $ 50 Juta atau jika dirupiahkan menjadi sekitar Rp 709 Miliar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/akira.toriyama\/\">Akira Toriyama<\/a><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Mangaka&nbsp;<\/em>terkaya di Jepang ini sekaligus salah satu yang populer hingga ke luar negeri. Kehadirannya bahkan dianggap sebagai inspirasi bagi&nbsp;<em>Mangaka<\/em>&nbsp;lainnya. Toriyama lahir di Nagoya pada 5 April 1955. Sebelum sukses dengan&nbsp;<em>Dragon Ball<\/em>,&nbsp;<em>icon manga<\/em>&nbsp;ini mengalami perjalanan karir yang perih. Beberapa karakter telah diciptakan, sayang belum kunjung menarik perhatian.<\/p>\n\n\n\n<p>Perjalannya mulai mendapat titik terang pada tahun 1980. Ketika itu dia menciptakan&nbsp;<em>Dr. Slump<\/em>.&nbsp;<em>Manga&nbsp;<\/em>karyanya tersebut terbit dalam 18&nbsp;<em>volume<\/em>. Kesuksesan mulai membuntutinya ketika tahun 1984 Toriyama menciptakan&nbsp;<em>Dragon Ball.&nbsp;<\/em>Angka penjualannya pun mencapai 300 juta kopi. Sedangkan untuk kekayaan, Toriyama diperkirakan memiliki sekitar $ 45 &#8211; 50 Juta<em>,&nbsp;<\/em>sekitarRp 709 Miliar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/twitter.com\/Eiichiro_Staff?ref_src=twsrc%5Egoogle%7Ctwcamp%5Eserp%7Ctwgr%5Eauthor\">Eichiro Oda<\/a><\/h2>\n\n\n\n<p>Eichiro Oda diperkirakan sebagai&nbsp;<em>Mangaka<\/em>&nbsp;terkaya dengan kekayaan mencapai $ 250 Juta yang bila dikonversikan ke dalam rupiah, jumlahnya kira-kira mencapai Rp 3,5 triliun. Pengarang serial&nbsp;<em>One Piece<\/em>&nbsp;ini meraup untung dari penjualan&nbsp;<em>manga<\/em>yang mencapai angka 450 juta kopi. Angka tersebut menjadikan&nbsp;<em>One Piece<\/em>&nbsp;sebagai manga nomor satu, bukan hanya di Jepang melainkan juga dunia.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Manga<\/em>&nbsp;karyanya beberapa kali memecahkan rekor penerbitan. Sejak dimuat oleh majalah Shonen Jump pada 1997, karyanya dicetak sebanyak jutaan kopi. Angka penjualannya pun menyentuh nilai yang fantastis. Tidak heran jika pria kelahiran 1 Januari 1975 ini menjadi&nbsp;<em>Mangaka<\/em>terkaya di dunia.&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamu suka menonton anime? Jika iya, kamu perlu tahu mangaka atau pembuat anime tersukses di dunia. Mangaka&nbsp;merujuk pada sebuah profesi yang cukup penting dan diperhitungkan dalam industri seni dan budaya Jepang. Mereka adalah orang-orang yang berada dibalik terciptanya sebuah&nbsp;manga&nbsp;(komik).&nbsp; Imajinasi dan juga kreativitas dari mereka yang membuat keberhasilan diukur dari banyak hal. Pertama adalah angka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2296,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[9,220,4],"tags":[],"class_list":{"0":"post-2318","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-inspirasi","8":"category-inspirasi-bahasa","9":"category-tips-content-creator"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mez.ink\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2318","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mez.ink\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mez.ink\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mez.ink\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mez.ink\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2318"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/mez.ink\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2318\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2322,"href":"https:\/\/mez.ink\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2318\/revisions\/2322"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mez.ink\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2296"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mez.ink\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2318"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mez.ink\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2318"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mez.ink\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2318"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}