16 Tips Paid Promote di Instagram Agar Jualan Semakin Mantap

Bisnis online semakin berkembang seiring berkembangnya teknologi, strategi pemasaran pun semakin mendapat banyak perkembangan. Salah satu strategi marketing yang dapat dilakukan adalah melalui paid promote.

Paid promote adalah strategi pemasaran dimiliki pemilik brand yang akan mempromosikan produknya melalui sosial media seperti melalui influencer, selebriti, tokoh-tokoh terkenal, dan lain sebagainya. Terdapat jenis strategi pemasaran yang hampir sama, yaitu endorsement.

Namun bedanya, jika pada endorsement pemilik akun harus memperagakan penggunaan barang dan memberikan testimoni. Sedangkan pada sistem paid promote, content marketing diberikan oleh pemilik brand yang ingin mempromosikan produknya. Akun influencer hanya mengunggah content tersebut untuk dilihat oleh pengikutnya.

Meskipun sangat banyak yang perlu dilakukan, tidak semua strategi ini berhasil mendongkrak penjualan. Banyak sekali faktor yang mendongkrak keberhasilan. Berikut adalah cara yang dapat dilakukan agar paid promote bisa mendongkrak penjualan.

1. Perbaiki tampilan akun Instagram

Sebelum memutuskan untuk melakukan promosi produkmu, ada baiknya kamu melakukan persiapan akun Instagram sebelum ramai dikunjungi calon kustomer. Yang harus diperhatikan adalah tampilan akun Instagram kamu mulai dari bio, content, profil, kemudahan dalam menghubungi dan sebagainya. Hal ini karena paid promote, akun influencer akan menampilkan akun bisnismu dan calon pembeli akan mencari info dari dirinya.

2. Ketahui target market

Memahami target market adalah untuk menentukan strategi dan promosi yang tepat. Begitu juga dengan strategi paid promote. Kamu harus tahu terlebih dahulu karakter dari target marketmu untuk disesuaikan dengan akun yang tepat.

3. Memilih akun paid promote yang tepat

Setelah mengetahui target market selanjutnya adalah memilih akun paid promote yang tepat. Tidak semua akun berfollowers banyak tepat bagi produkmu, bisa saja akun dengan banyak followers tidak memberikan hasil maksimal karena tidak sesuai dengan produkmu. Kembali ke poin sebelumnya, kamu harus mengenali produk dan target market kamu untuk menentukan akun paid promote yang akan bekerja sama denganmu. Jangan sampai biaya yang sudah kamu keluarkan akan terbuang percuma karena kesalahan dalam menentukan akun paid promote.

4. Waktu yang tepat

Tidak hanya akun yang benar, tetapi waktu tampilan produk juga harus benar untuk mendapatkan hasil yang benar. Ada produk tertentu yang memiliki waktu tertentu untuk mendapatkan penjualan yang maksimal.

Misalnya, selama bulan Ramadhan, permintaan pakaian Islami dan masakan Timur Tengah akan meningkat, dan pada bulan Desember aksesori berwarna merah dan atribut bertema Natal akan menjadi populer.

5. Gunakan foto dan video lucu

Mekanisme iklan berbayar adalah mengunggah konten yang disediakan oleh pengiklan, jadi Kamu perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin. Buat konten promosi berupa gambar dan video yang menarik. Selain gambar, kualitas gambar yang diunggah bagus dan Kamu perlu menyediakan file resolusi tinggi agar tidak rusak.

6. Menyediakan copywriting / caption yang menarik dan berkualitas tinggi

 Selain konten yang menarik, menulis teks juga penting. Buat teks iklan yang menarik dan dorong calon pelanggan untuk mempelajari lebih lanjut tentang produk Kamu. Gunakan bahasa yang mudah dipahami sehingga Kamu dapat menyampaikan pesan kamu dengan baik.

 7. Gunakan hastag yang sesuai

Jika Kamu memiliki hashtag khusus, buatlah semenarik dan seunik mungkin. Namun, jika Kamu ingin menggunakan tagar umum, carilah tagar yang relevan dengan produk Kamu dan pertimbangkan jumlah pengguna untuk tagar tersebut.

8. Gratis yang didukung oleh iklan berbayar

Untuk membuat wawasan yang luar biasa, buat acara giveaway untuk berkolaborasi dengan influencer yang bekerja dengan Kamu. Dengan bekerja sama, informasi tentang giveaway produk akan tersebar luas.

 9. Kemitraan

Kemitraan berbayar adalah fitur yang disediakan oleh Instagram yang memungkinkan akun Kamu untuk berkolaborasi dengan merek Kamu. Strategi ini sangat efektif dalam meluncurkan brand Kamu melalui media sosial Instagram. Kolaborasi ini memiliki kontrak terpisah antara pengiklan (pemilik merek) dan influencer. Dalam kemitraan berbayar, nama merek ditempatkan di akhir nama pengguna.

10. Jangan terlalu fokus pada pengikut

Kamu Berguna untuk fokus pada jumlah keterlibatan daripada terlalu fokus pada jumlah pengikut. Angka engagement tidak melulu dipengaruhi oleh jumlah follower, namun seberapa banyak interaksi yang dihasilkan oleh akun tersebut.

11. Minta insight data

Instagram memiliki fitur bisnis di mana pemilik akun dapat menarik data insight dengan mudah, mintalah insight data akun influencer sebelum memutuskan kerjasama. Jika angkanya baik, kamu bisa memulai kerjasama.

12. Seleksi tarif promosi

Setiap akun influencer mengenakan biaya yang berbeda tergantung pada faktor lain seperti jumlah pengikut dan tingkat keterlibatan. Kamu perlu mencari tahu harga terbaik untuk akun influencer Kamu. Tentukan harga yang sesuai dengan anggaran Kamu. Kamu juga perlu menghitung apakah biaya yang dikeluarkan sesuai dengan hasil yang Kamu dapatkan ketika melihat data yang Kamu dapatkan.

13. Manajamen Konversi

Jika goal dari paid promote ini adalah konversi, cobalah untuk membedakan landing page atau nomor customer service. Trik ini bisa membantu Kamu dalam membandingkan akun mana yang memberikan hasil terbaik dalam hal konversi.

14. Pastikan bukan akun bot

Banyak sekali akun bot yang ada di sosial media. Jangan hanya tergiur dengan harga yang murah dan followers yang terlihat banyak, namun ternyata dipenuhi oleh akun bot.

Akun dengan follower bot tidak akan menghasilkan konversi meskipun kamu menggunakan content yang sangat berkualitas, hal ini dikarenakan akun bot tidak melakukan interaksi sebagaimana akun personal.

15. Hitung Profit Dan Biaya Cost Per Lead

Sama seperti beriklan melalui Ads, kamu juga harus menghitung pengeluaranmu yang dibandingkan dengan profit yang kamu peroleh. Caranya adalah dengan menghitung total omzet dikurangi modal + biaya promosi. 

16. Jangan Takut, Langsung Action!

Jika kamu telah mengikuti langkah-langkah dari point-point di atas, saatnya kamu mengambil tindakan nyata. Tunggu apa lagi? Kamu akan tahu apakah strategi ini cocok atau tidak untuk produkmu jika kamu sudah mencoba.

Jika kamu benar-benar ingin melakukan strategi ini dan telah mengetahui apa yang harus kamu lakukan, maka saatnya kamu take action! Jangan menunda untuk sesuatu yang bergerak sangat cepat seperti teknologi.

Latest Category Post

Newest Article